Langsung ke konten utama

SUASANA KULIAH LURING HARI PERTAMA DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

Suasana kelas saat kuliah dilaksanakan secara luring di Universitas Muhammadiyah Surakarta tepatnya di lingkup Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. sumber foto: Dani Anwar Hadi

Surakarta – Pada tanggal 12 Mei 2022 perkuliahan di Universitas Muhammadiyah Surakarta terutama di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan sudah mulai berjalan secara luring. Mahasiswa sangat antusias untuk mengikuti perkuliahan secara luring. Pada hari pertama kuliah luring dilaksanakan tepatnya pada tanggal 12 Mei 2022 saya mendapati parkiran motor maupun mobil yang sangat membludak. Mahasiswa ramai berlalu lalang di sekitar kampus 1 Universitas Muhammadiyah Surakarta. Setelah dua tahun silam kampus sepi karena adanya kebijakan pemerintah yang mengharuskan mahasiswa ataupun siswa untuk melakukan aktivitas belajar mengajar dari rumah karena adanya pandemi kini mulai normal kembali. saya melihat ada beberapa wajah baru di area kampus, dan ternyata itu adalah mahasiswa semester dua yang baru merasakan perkuliahan luring pertama. Mereka berpakaian sangat rapi, bergembira, dan sangat antusias untuk mengikuti perkuliahan luring. Mereka saling sapa kepada teman-teman barunya yang saat semester satu kemarin hanya bertemu melalui tatap maya saja. Begitupun juga dengan mahasiswa yang baru semester empat, setelah tiga semester mereka lalui dan tidak bertemu sekali dengan temannya secara langsung.

Saya berjalan menuju kelas, di tengah perjalanan tepatnya di depan kopma (koperasi mahasiswa) yang memang dulu merupakan tempat tongkrongan saya bersama dengan teman-teman saat sebelum pandemi, saya bertemu mereka yang lama tidak berjumpa. Mereka masih sama saja, gaya pakaian, gaya rambut, keusilan, serta gerak gerik mereka yang masih sama seperti dua tahun silam ketika kuliah masih berjalan secara luring. Setelah saling sapa dan cipika cipiki kami segera menuju kelas. Namun, saat kami bersama-sama menuju kelas kami melihat ada mahasiswa yang kebingungan mencari kelas karena memang mahasiswa tersebut adalah mahasiswa semester dua yang baru saja datang ke kampus dan belum terlalu paham dengan sistem perkuliahan. Kami menghampiri mahasiswa tersebut dan memberitahu ruangan yang dimaksud oleh mahasiswa tersebut.

Setelah itu kami segera bergegas menuju ke kelas. Setelah beberapa saat kami tiba di ruangan kelas, kami bertemu dengan banyak teman lama dan dosen yang lama tak berjumpa. Kami sangat gembira dan sangat antusias untuk mengikuti perkuliahan secara luring. Saat itu dosen menjelaskan secara rinci materi melalui LCD proyektor yang ditampilkan di depan dan diselingi dengan canda agar suasana di dalam ruangan tidak hening dan tidak membosankan. Begitupun juga teman-teman mahasiswa di dalam ruangan tersebut, mereka aktif bertanya dan berdiskusi. perkuliahan yang aktif dan interaktif sangat terasa kembali setelah dua tahun silam perkuliahan hanya dilakukan secara daring. Perkuliahan pertama secara luring ini benar-benar sangat menyenangkan. Dengan adanya perkuliahan luring ini dapat menumbuhkan kembali sektor pendidikan yang sebelumnya sempat lumpuh selama dua tahun saat pandemi berlangsung.   


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wisata New Selo Boyolali

    New Selo yang bertempat di Lencoh Boyolali, Jawa Tengah adalah salah satu wisata terpopuler dan banyak dikenal di Boyolali. Wisata ini ramai dikunjungi oleh wisatawan dihari libur maupun hari biasa. New Selo terletak di dataran tinggi tepatnya dilereng gunung merapi.  Wisata New Selo memberikan nuansa tersendiri ketika kita berkunjung, udara yang sejuk khas pegunungan menambah sensasi yang berbeda ketika kita berkunjung kesana.      panorama keindahan wisata New Selo tak bisa diragukan, garangnya lanskap pemandangan gunung merapi dan lembutnya pemandangan lanskap gunung merbabu menambah wisata ini semakin menarik untuk dikunjungi. Kita hanya cukup membayar 10 ribu rupiah dan sudah bisa menikmati fasilitas yang lengkap ditambah lagi dengan menikmati indahnya pemandangan gunung merapi, gunung merbabu, dan indahnya kota boyolali. Selain itu, di New Selo terdapat sumber mata air yang konon bisa menghidupi sebagian besar warga Selo Boyolali yang bernama "tuk...

KIAI SINGOPRONO

     Makam Kiai Singprono di Gunung Tugel Kecamatan Sambi Kabupaten Boyolali Kiai singoprono tinggal dan menjadi tokoh agama di suatu desa. Nama desa tersebut dikenal dengan nama Walen. Kiai Singoprono adalah putra dari kyai Ageng Wongsoprono II. kyai Ageng Wongsoprono II adalah Putra Raden Djoko Dandun (Syaikh Bela Belu) Putra Raja Majapahit ( Brawijaya V). Kiai singoprono terkenal sakti dan taat. Istrinya bernama Tasik Wulan. Sifat Kiai Singoprono yang suka menolong, sangat berbudi luhur dan sakti telah tersebar ke luar daerah. Penghasilannya diperoleh dari bercocok tanam. Selain itu, konon katanya Kiai Singoprono juga tidak malu menjual dawet dan nasi di pinggir jalan. Meskipun menjual untuk memperoleh penghasilan namun tidak jarang pula Kiai Singoprono membagikannya untuk yang membutuhkan. Tempat tinggal kiai singprono yaitu di desa walen memang memiliki banyak sejarah yang kemudian menjadi salah satu desa yang menjadi cikal bakal terbentuknya nama-nama desa atau wi...

MENYATU DENGAN ALAM DI PANTAI JUNGWOK KABUPATEN GUNUNG KIDUL YOGYAKARTA

  Oleh : Miftah Asyrofi Muhtar Setelah sekian lama kita tak beraktivitas karena adanya pandemi yang menghantam semua umat manusia akhirnya kita bisa menikmati lagi sebuah kebebasan untuk beraktivitas di luar rumah. Begitupun kegiatan perkuliahan yang semula dilaksanakan secara daring akhirnya perlahan mulai dilaksanakan secara luring. Di momen itulah saya dan teman-teman berkumpul kembali seperti sebelum pandemi datang.  Akhirnya kita semua merencanakan untuk berliburan setelah sekian lama tidak bertemu.  Sebenarnya rencana ini sudah direncanakan sebelum pandemi datang. Tetapi mungkin dari saya atau teman-teman memiliki kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan. Sebenarnya liburan ke pantai tersebut merupakan rencana dadakan. Rencana tersebut tiba-tiba muncul di benak saya pada saat kuliah. Setelah kuliah, kami pergi ke talokan. Ya, talokan namanya. Talokan adalah sebuah angkringan yang terletak di pinggir sawah di  mendungan, Pabelan, kecamatan kartasura. Kami biasa me...