Langsung ke konten utama

MENIKMATI SEGERNYA SOTO DAN PENTOL KUAH KHAS WARUNG MAKAN BU FITRI DI CEMORO KANDANG TAWANGMANGU

 

Diambil dari Miftah Asyrofi Muhtar 
(Sabtu, 14 Januari 2023)

Cemoro kandang merupakan wilayah dari kecamatan Tawangmangu bagian paling timur dari Kabupaten Karanganyar. Kawasan ini berada di ketinggian 1800 meter di atas permukaan laut. Udara dingin dari pegunungan sangat terasa di kawasan ini. Ditengah dinginnya udara di kawasan ini, rasanya lidah ini ingin menyantap masakan yang panas-panas untuk menghangatkan tubuh ini. Saat melintas di jalan yang naik dan berbelok-belok, dari sekian banyaknya warung di pinggir jalan saya tertarik berhenti ke salah satu warung soto yang sangat menarik desainnya, warung Bu Fitri namanya. Warung ini terletak di depan pas tulisan Titik 0 Cemoro Kandang dekat dengan perbatasan Kabupaten Magetan dan Kabupaten Karanganyar. Warung soto ini di desain dengan nuansa kekinian yang menarik para pemuda-pemudi atau wisatawan untuk berhenti di warung Bu Fitri ini. Warung ini sangat luas dan terdapat 3 lantai. Tempat duduknya lesehan kecuali untuk lantai paling atas yang di desain meja kursi yang menyiku. Jadi sangat nyaman jika kita jajan di warung ini karena selain tempatnya luas juga terdapat lantai 3 yang di desain outdoor untuk menikmati dinginnya pegunungan serta indahnya pemandangan Kabupaten Karanganyar. Rasanya sangat cocok jika saya berhenti disini dan naik ke lantai 3 dengan menikmati segelas teh panas dan masakan soto warung bu fitri di tengah dinginnya cemoro kandang dan indahnya pemandangan kabupaten karanganyar.

Tidak berpikir lama lagi saya segera menepi ke jalan untuk parkir dan bergegas masuk ke warung Bu Fitri ini. Dan ternyata benar saja, warung ini lebih dari ekspektasi saya. Ternyata warung ini lebih luas karena terdapat privat room di lantai paling bawah dan sangat nyaman sekali untuk bersantai dan menikmati menu makanan yang ada disini. Ketika saya masuk, saya langsung disambut oleh ibu-ibu penjaga warung tersebut dengan ramah sembari menyodorkan daftar menu makan. Setelah saya lihat ternyata disini tidak hanya menyediakan soto saja, tetapi juga nasi goreng, sate, pentol kuah, dan lain sebagainya. Kemudian saya segera menulis menu makan yang akan saya pesan. Menu makan yang saya pesan adalah satu soto, pentol kuah, satu porsi gorengan mendoan dan satu teh panas. Kemudian saya mengambil nomor meja dan segera bergegas naik ke lantai 3 karena tidak sabar dan penasaran dengan pemandangan Kabupaten Karanganyar di ketinggian lebih dari 1800 Mdpl. Setelah sampai di lantai 3, benar saja ternyata dari sini pemandangan kabupaten karanganyar dengan ditutupi selimut kabut tipis sangat indah. Hmmmm… rasanya nikmat sekali, dengan suguhan pemandangan yang luar biasa dan ditemani dengan menu makan yang hangat-hangat.

Tidak selang beberapa menit, menu makan yang saya tunggu di antarkan. Satu gelas teh panas, soto, pentol kuah, dan satu porsi gorengan mendoan rasanya tidak sabar ingin segera menyantap makanan ini di tengah dinginnya udara disini. Pertama saya mencicipi teh panasnya terlebih dahulu untuk menghangatkan dan membasahi bibir yang mulai kering karena udaranya dingin. Kemudian saya menyantap pentol kuahnya terlebih dahulu dengan menambahkan saus, sambal, dan kecap. Wauuu rasanya nikmat sekali, kuah panasnya sangat khas dengan rempah-rempah sehingga rasanya sangat nendang dan pas untuk dinikmati di cuaca dingin. Kemudian saya mencicipi soto khas dari warung Bu Fitri dengan nasinya yang banyak. Rasanya tidak jauh berbeda dengan soto-soto yang pernah saya cicipi. Tetapi berbeda dengan mendoannya, saya rasa mendoan di warung ini sangat renyah dan nikmat apalagi jika di santap dalam keadaan yang masih hangat dan dengan dicocol ke sambal kecap khas dari warung Bu Fitri. Sembari menikmati masakan khas dari warung ini saya juga menikmati pemandangan yang sangat indah dari sini. Rasanya ingin kembali ke sana untuk bersantai dan menghilangkan penat dengan menikmati masakan khas dari Warung Bu Fitri di tengah indahnya pemandangan dan dinginnya udara di cemoro kandang.   

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wisata New Selo Boyolali

    New Selo yang bertempat di Lencoh Boyolali, Jawa Tengah adalah salah satu wisata terpopuler dan banyak dikenal di Boyolali. Wisata ini ramai dikunjungi oleh wisatawan dihari libur maupun hari biasa. New Selo terletak di dataran tinggi tepatnya dilereng gunung merapi.  Wisata New Selo memberikan nuansa tersendiri ketika kita berkunjung, udara yang sejuk khas pegunungan menambah sensasi yang berbeda ketika kita berkunjung kesana.      panorama keindahan wisata New Selo tak bisa diragukan, garangnya lanskap pemandangan gunung merapi dan lembutnya pemandangan lanskap gunung merbabu menambah wisata ini semakin menarik untuk dikunjungi. Kita hanya cukup membayar 10 ribu rupiah dan sudah bisa menikmati fasilitas yang lengkap ditambah lagi dengan menikmati indahnya pemandangan gunung merapi, gunung merbabu, dan indahnya kota boyolali. Selain itu, di New Selo terdapat sumber mata air yang konon bisa menghidupi sebagian besar warga Selo Boyolali yang bernama "tuk...

KIAI SINGOPRONO

     Makam Kiai Singprono di Gunung Tugel Kecamatan Sambi Kabupaten Boyolali Kiai singoprono tinggal dan menjadi tokoh agama di suatu desa. Nama desa tersebut dikenal dengan nama Walen. Kiai Singoprono adalah putra dari kyai Ageng Wongsoprono II. kyai Ageng Wongsoprono II adalah Putra Raden Djoko Dandun (Syaikh Bela Belu) Putra Raja Majapahit ( Brawijaya V). Kiai singoprono terkenal sakti dan taat. Istrinya bernama Tasik Wulan. Sifat Kiai Singoprono yang suka menolong, sangat berbudi luhur dan sakti telah tersebar ke luar daerah. Penghasilannya diperoleh dari bercocok tanam. Selain itu, konon katanya Kiai Singoprono juga tidak malu menjual dawet dan nasi di pinggir jalan. Meskipun menjual untuk memperoleh penghasilan namun tidak jarang pula Kiai Singoprono membagikannya untuk yang membutuhkan. Tempat tinggal kiai singprono yaitu di desa walen memang memiliki banyak sejarah yang kemudian menjadi salah satu desa yang menjadi cikal bakal terbentuknya nama-nama desa atau wi...

MENYATU DENGAN ALAM DI PANTAI JUNGWOK KABUPATEN GUNUNG KIDUL YOGYAKARTA

  Oleh : Miftah Asyrofi Muhtar Setelah sekian lama kita tak beraktivitas karena adanya pandemi yang menghantam semua umat manusia akhirnya kita bisa menikmati lagi sebuah kebebasan untuk beraktivitas di luar rumah. Begitupun kegiatan perkuliahan yang semula dilaksanakan secara daring akhirnya perlahan mulai dilaksanakan secara luring. Di momen itulah saya dan teman-teman berkumpul kembali seperti sebelum pandemi datang.  Akhirnya kita semua merencanakan untuk berliburan setelah sekian lama tidak bertemu.  Sebenarnya rencana ini sudah direncanakan sebelum pandemi datang. Tetapi mungkin dari saya atau teman-teman memiliki kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan. Sebenarnya liburan ke pantai tersebut merupakan rencana dadakan. Rencana tersebut tiba-tiba muncul di benak saya pada saat kuliah. Setelah kuliah, kami pergi ke talokan. Ya, talokan namanya. Talokan adalah sebuah angkringan yang terletak di pinggir sawah di  mendungan, Pabelan, kecamatan kartasura. Kami biasa me...